About

Hallo, pemirsah sekalian!

Perkenalkan, saya om Jon (panggil saja begitu). Untuk mengisi waktu senggang, om Jon ingin mencoba sesuatu yang sebenernya nggak baru di perjalanan hidup om Jon selama ini. 

Ya, benar! 
M E N U L I S

Dari jaman SD, tidak seperti pemirsah sekalian, tanpa melalui pendidikan Taman Kanak-Kanak om Jon sudah terbiasa menulis; di kertas, di daun, di bebatuan, bahkan di tulang. Cukup, pemirsah! Jangan buat om Jon merasa sudah hidup sejak jaman purbakala, yang om Jon maksud menulis disini adalah menulis....itu.....apa ya?.....alah....apasih!

Intinya, om Jon ingin menulis! (titik)

Berbekal dari pengalaman dan buah pikir sehari-hari, om Jon ingin menyajikan sekelumit cerita, celotehan, dan informasi dari sudut pandang sendiri. Ya, sudut pandang seorang pemuda paruh baya yang laknat dan sompret ini.

Kemudian, belajar dari majalah sompret bernama 'kOrt' yang kini entah kemana perginya, seperti mantan yang hilang begitu saja setelah putus hubungan. Ya, benar! Hubungan yang telah dijalin bertahun-tahun kemudian harus berakhir begitu saja akibat perselingkuhan. :'(

"Om, kenapa sih harus bahas-bahas kesitu?"
Maaf, om Jon keceplosan :c:

Well, om Jon akan menulis blog sompret ini dengan bahasa yang ngalor-ngidul namun tetep berusaha menjaga presisi kesuaian bahasa yang mudah dimengerti serta sedikit usaha untuk melucu. Om Jon menyarankan, se-tidak-lucu-lucunya lucuan om, tersenyumlah..walau itu terasa pahit.

By the way, mengapa 'om Jon' dipilih sebagai nickname?

Begini ceritanya:

Alkisah, nama panggilan 'Jon' lahir dari tempat pergaulan om waktu muda. Om suka dengan panggilan itu karena nilai historisnya yang sangat berkesan dihati om yang ramai dipenuhi kesepian. Namun patut pemirsah sekalian sadari, waktu tidak pernah menunggu, waktu tidak sesabar pelangi yang menunggu hujan reda, dan waktu adalah penyebab segala sesuatu menjadi tua, renta, dan lemah.

"Seperti yang terjadi sama om, ya?"
Ya, tapi nggak semuanya.

Om Jon tidak mengalami osteoporosis seperti kebanyakan orang karena rajin minum susu. Om Jon tidak mengalami kulit keriput karena rajin mengolesi seluruh kulit lembut om dengan cream anti-aging. Om Jon juga masih bisa berjalan gagah gegap gempita seperti pria-pria yang rajin fitnes 3x seminggu dan om sangat meyakini betul bahwa pria-pria gagah itu pasti bukan kalian, kan!

Om Jon hanya ingin berusaha jujur kepada pemirsah sekalian bahwa om ini sudah sedikit berumur.

Terakhir, belajar dari panggilan kakak-adek-an yang om Jon pelajari dari tingkah jenaka anak muda jaman sekarang, om Jon berkesimpulan bahwa dengan memiliki panggilan tersendiri, pemirsah sekalian bisa memiliki hubungan emosional tersendiri dengan om sekaligus blog sompret ini. 

Baiklah, sementara ini hanya sekian sambutan om Jon untuk pemirsah tersayang.

With Love

Add caption


:g:
Om Jon
NIM 3410120023

3 komentar

Deden 25 April 2013 pukul 13.36

test

Anonim 25 April 2013 pukul 13.37

test 2

Deden 20 Agustus 2013 pukul 14.01

Test lagi

Posting Komentar

Labels